Kabut Asap menjadi kendala bagi manusia

  • Juni 18, 2020
  • By Shofia Nurul Hidayah
  • 0 Comments



Kebakaran hutan akibat kelalaian manusia di beberapa kota besar di Indonesia termasuk masalah yang panjang. Pembakaran hutan yang disengaja itu menyebabkan bencana kabut asap yang melanda Indonesia. Ribuan kubik kabut asap kini telah menyelimuti beberapa kota besar seperti Jambi, Riau, Palembang, dan sebagian kota di Pulau Kalimantan. Bahkan, kini kabut asap tersebut telah menyebrang ke negeri tetangga seperti Malaysia dan Singapura. 

1. Ternyata kabut asap lebih berbahaya dibanding asap rokok, kenapa?
Kabut asap yang memenuhi udara itu sudah melewati ambang batas normal bahkan sudah membuat udara menjadi sangat beracun. Kabut asap yang disebabkan oleh pembakaran hutan lebih berbahaya dibandingkan dengan asap rokok. Hal ini terjadi karena kabut asap mengandung seratus kali zat karsinogenik(zat penyebab kanker) yang berbahaya. Zat – zat tersebut seperti karbon dioksida, dan metana bisa menyebabkan berbagai macam penyakit mematikan bagi manusia.

2. Dampak kerugian dari adanya kabut asap
Bencana kabut asap ini telah menimbulkan kerugian yang amat sangat dahsyat di masyarakat. Setidaknya ada tiga dampak negatif yang disebabkan oleh kabut asap hasil dari pembakaran hutan ini, diantaranya adalah :

Merusak lingkungan

Kabut asap mengandung partikel – partikel yang sangat halus dan mudah terbawa oleh angin. Partikel – partikel tersebut akan menempel pada pepohonan dan dedaunan sehingga menyebabkan kerusakan fauna.


Mengganggu kesehatan manusia
Akibat dari adanya kabut asap yaitu mengganggu kesehatan manusia. Selain menghasilkan partikel – partikel yang sangat halus, kabut asap juga memproduksi partikel – partikel yang berukuran sedang. Partikel tersebut akan melayang – layang di udara sehingga terhirup oleh manusia. Zat – zat karsionogenik tersebut menyebabkan berbagai macam penyakit, diantaranya adalah iritasi pada mata, bronchitis dan ISPA.

Saat ini rumah sakit di daerah - daerah yang dilanda kabut asap, khususnya Riau, dipenuhi oleh pasien – pasien penderita ISPA(penyakit infeksi saluran pernafasan akut). Penyakit ini disebabkan oleh virus dan bakteri yang terbawa oleh asap sehingga secara langsung terhirup oleh manusia. Akibatnya, pasien penderita mengalami kesulitan dalam bernafas bahkan bisa membawa mereka kepada kematian.

Dampak terhadap kesehatan manusia diantaranya :
  1.       Kabut asap dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan, serta menyebabkan reaksi alergi, peradangan dan mungkin juga infeksi.
  2.      Kabut asap dapat memperburuk penyakit asma dan penyakit paru kronis lain, seperti bronkitis kronik, PPOK dan sebagainya.
  3.    Kemampuan kerja paru menjadi berkurang dan menyebabkan seseorang mudah lelah dan mengalami kesulitan bernapas.
  4.     Bagi mereka yang berusia lanjut (lansia) dan anak-anak maupun yang mempunyai penyakit kronik, dengan kondisi daya tahan tubuh yang rendah akan lebih rentan untuk mendapat gangguan kesehatan.
  5.    Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) jadi lebih mudah terjadi, terutama karena ketidak seimbangan daya tahan tubuh (host), pola bakteri/virus penyebab penyakit (agent) serta buruknya lingkungan (environment).

Melemahkan ekonomi.
Dari jumlah wilayah yang terkena kabut asap serta tingkat keparahan kabut asap yang terjadi tahun ini mengalami jumlah kerugian lebih besar, lebih dari rp20 triliun (wartawan BBCIndonesia). Mengapa dampak terakhir yang ditimbulkan oleh kabut asap ini adalah melemahnya perekonomian? Hal ini dikarenakan partikel – partikel asap hasil dari kebakaran hutan dan lahan tidak mampu terhembus oleh udara yang bertiup normal karena mengandung zat yang cukup berat. Akibatnya, ruang udara menjadi tertutupi sehingga membatasi jarak pandang manusia. Saat ini jarak padang yang bisa dilihat oleh manusia hanya mencapai 5 meter saja. Hal ini mengganggu aktifitas lalu lintas baik darat, laut, maupun udara sehingga segala hal yang menyangkut perekonomian menjadi terhenti. 

Menurut seorang ahli dari BMKG, partikel asap dapat terbang tinggi hingga mencapai awan hujan dan mengendap di dalamnya. Akibatnya, partikel tersebut akan mencemari hujan yang dihasilkan oleh awan tersebut. Disamping itu, awan yang telah tercemari tersebut akan menimbulkan hujan asam yang sangat berbahaya bagi kelangsungan makhluk hidup.

Berdasarkan penjabaran – penjabaran di atas, dapat disimpulkan bahwa pembakaran hutan akibat ulah manusia menyebabkan kabut asap yang sangat merugikan seperti merusak lingkungan, membahayakan kesehatan, dan mematikan laju roda perekonomian. Maka dari itu, harus ada tindakan nyata untuk menghentikan masalah ini agar negeri kita bisa terbebas dari bencana kabut asap ini.

You Might Also Like

0 comments